Publikasi

Wisudawan 2014 dengan IPK Tertinggi
03 Sep 2018

Seorang alumnus SMAKr.Petra 1 Surabaya mencatat-kan diri sebagai wisudawan dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi dari Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Kristen Petra (UKP), dia adalah Jennie Winoto dengan IPK 3,85. Pencapaian ini merupakan bukti konsistensi kualitas dan dedikasi dalam pembelajaran. Berikut adalah sharing Jennie tentang prestasi tersebut. 

Selama masa perkuliahan di Program International Business Accounting (IBAcc), menurut Jennie kegiatan organisasi dan tugas - tugas presentasi merupakan kegiatan-kegiatan yang penting. Jennie menjalani kegiatan dan tugas mahasiswa tersebut dengan pemikiran "The most important thing is to enjoy your life - to be happy - it's all that matters". Menurutnya dengan menikmati hidup dan bersukacita, kita bisa senantiasa bersyukur dan menerima keadaan sehingga bisa selalu fokus pada tujuan utama. Saat ini yang menggembirakan sebelum wisuda, Jennie telah bekerja di salah satu perusahaan terkemuka Indonesia. Mengingat kembali masa perkuliahan, Jennie mengatakan "Kegiatan dan tugas yang padat waktu kuliah terasa berat. Tapi ternyata berguna karena melatih skill komunikasi khususnya saat bekerja". 

Skripsi sebagai tugas akhir studi Jennie berjudul "The Relationship of Working Capital Management and Board Diversity toward Firm Performance (Evidence from LQ45 Companies)". Dalam penelitian ini, Jennie menganalisa data sekunder yang didapatnya dari fasilitas FE yaitu Laboratorium Pasar modal yang dikenal sebagai BLoomberg. Penelitiannya melihat hubungan interaksi antara manajemen modal kerja dan board diversity (keberagaman dalam dewan komisaris) dan pengaruhnya terhadap performa perusahaan. Perusahaan yang diamati adalah perusahaan yang terdaftar di indeks LQ45, yaitu indeks dari BEI yang menunjukkan 45 perusahaan yang sahamnya paling sering diperdagangkan.

Baca lebih lanjut>
Wisudawan IPK Tertinggi
22 Agu 2017

Natalia Ivana Halim lulusan SMA Ciputra ini kuliah di Program International Business Accounting (IBAcc) UK Petra dan lulus dengan IPK 3,98. Difasilitasi oleh program sertiftkasi yang terintegrasi dalam kuliah, dalam kurun waktu empat tahun perkuliahannya, Natalia sudah mengoleksi tiga gelar, yaitu: Sarjana Akuntansi dari UK Petra; Graduate Management Accountant dari CMA; dan Advanced Diploma in Accounting and Business dari Oxford Brookes University. la akan menyelesaikan satu gelar lagi yaitu gelar Bachelor in Accounting di waktu dekat ini.

Untuk memperkaya ilmu yang didapat dari perkuliahan, Natalia mengikuti program pertukaran pelajar ke Hochschule Mainz, Jerman dimana ia mengambil kelas Behavioral Logistics, Case Studies in Management, dan Bahasa Jerman. Wanita kelahiran 25 Desember 1995 ini terpacu menggapai semua pencapaian ini karena ingin selalu do the best dan tidak mau setengah-setengah apabila melakukan sesuatu, dan yang paling utama ia ingin membuat orangtuanya bangga. Skripsi Natalia bertajuk "Board of Directors, Intellectual Capital dan Kualitas Earnings di Indonesia dan Malaysia". Skripsi ini berangkat dari adanya kecenderungan perekayasaan pelaporan laba akuntansi (Earnings Management) yang mengarah ke tindakan ilegal. Earnings management akan mempengaruhi Earnings Quality{EQ), yaitu mutu pelaporanlaba. Intellectual Capital (IC) adalah aset berupa talenta atau hak intelektual. Economics, Secara teoritis, Dewan Direksi (Board of Directors/ BOD) suatu perusahaan memegang peran utama dalam mempengaruhi EQ dan IC.

Natalia meneliti seberapa besar pengaruh BOD terhadap EQ dan IC di Indonesia dan Malaysia. Indonesia dan Malaysia adalah ideal untuk diperbandingkan karena selain letak geografis yang dekat, kedua negara ini memiliki dimensi Hofstede kesamaan dalam kebudayaan di aspek-aspek: power distence: collectivism; uncertainty avoidance: dan masculinity. Natalia melakukan pengumpulan data sekunder melalui catatan Bloomberg dan laporan tahunan beberapa perusahaan dan kemudian melakukan komparasi. Hasil yang didapatkan adalah pengoptimalan BOD di Indonesia sangat penting untuk meningkatkan kualitas laba di Indonesia.

Baca lebih lanjut>
Menampilkan 1-2 dari 2 item.